Payah Lur..! Lumajang Zona Merah Mane

Pasien Covid-19 Meningkat Sebabkan Hunian di RSUD Lumajang Over Load

Lumajang - Tingkat paparan Covid 19 di Lumajang kembali parah. Paparan Covid tinggi diakibatkan meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit dan hunian over load.

Terhitung mulai tanggal 16 kemarin, Lumajang menjadi satu-satunya Kabupaten/kota yang masuk zona merah. Sehingga masyarakat harus tetap terapkan protokol kesehatan dengan pakai masker, jaga jarak dan penggunaan handsanitizer.

"Itu peningkatan jumlah kasus positif akibat peningkatan kasus yang dirawat di rumah sakit,"jelas dr Bayu Wibowo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, saat ditemui Lumajangsatu.com di kantornya timur jembatan lampu warna-warni Lumajang, Rabu (18/11/2020).

dr Bayu juga mengungkapkan jika setiap pasien di rumah sakit wajib melakukan tes Sweb, dia menjelaskan jika Swab satu-satunya alat untuk menentukan diagnosa.

"Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Polymerase Chain Reaction (PCR) itu kebenaranya 80% hingga 90%,"jelasnya.

Hingga pertanggal 17 November 2020, tercatat 1185 terkonfirm positif, sembuh 879 dan meninggal 123.

"Suspect (dalam pengawasan) 73, melakukan isolasi dirumah 18 dan isolasi di RS 55,"ujarnya.

Guna mengurangi paparan Covid 19 lebih tinggi, dr Bayu Wibowo menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. "Pakai masker, hindari kerumunan, rajin cuci tangan,"pungkasnya. (Oky/ls/red)

lumajangsatu.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...
Back to Top