Musim Kemarau, Tanaman Bunga di Lumajang Terancam Mati

Lumajang(lumajangsatu.com)- Musim kemarau yang muali melanda kabupaten Lumajang, dalam 4 bulan terakhir, berdampak kekeringan disejumlah dareah. Tak hanya itu, kekeringan juga berdampak pada sejumlah tanaman bunga di kota Lumajang yang mulai merangas, kering dan terancam mati. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penyiraman air setiap hari dengan menyewa mobil tangki PDAM.

Dari pengamtan, Kamis (19/09/2013), petugas DLH dengan mobil tangki air hilir mudik menyirami tanaman bunga yang nyaris mati disejumlah taman dan pot bunga. Agar berfungsi dengan efektif petugas menyirami bunga pada waktu malam hari.

Sulsum Wahyudi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lumajang mengatakan, musim kemarau menjadi tantangan sendiri bagi dinasnya untuk merawat taman dengan bunga berbagai jenis. Bila tidak dilakukan penyiraman secara rutin, tanaman bisa mati dan sulit untuk menanam kembali.

"Jadi petugas pertanaman dan pasukan orange yang terus berjibaku," paparnya.

Perawatan tanaman dilakukan DLH, dikarenakan bagian dari penilaian untuk meraih Adipura. Selain itu, taman juga salah sarana memperindah kota dengan alami. "Kalau tanaman taman mati, bagaimana bisa indah kota Lumajang," Terangnya.(Yd/red)

lumajangsatu.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...
Back to Top